Warga Marunda Baru Keluhkan Perbaikan Tembok Jebol Tak Kunjung Rampung, Material Proyek Ganggu Akses Jalan

Billy Retha
Reporter Billy Retha

Jakarta, TeropongRakyat.co – Warga RT 004 RW 003 Marunda Baru, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, mengeluhkan lambannya proses perbaikan tembok taman yang jebol ke aliran Kali Marunda. Meski pekerjaan telah dimulai sejak awal Maret 2026 oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, hingga awal Juni 2026 progres pembangunan dinilai masih minim.

Go Teropong Rakyat

Di lokasi, warga hanya melihat pemasangan papan triplek sebagai pembatas area pekerjaan untuk rencana pemasangan batu kali di tepi Kali Marunda. Sementara itu, material bangunan seperti batu kali, pasir, dan sertu telah lama ditumpuk di sekitar lokasi proyek tanpa adanya perkembangan pekerjaan yang signifikan.

Warga mengaku kecewa karena material yang diletakkan di pinggir jalan akses perumahan dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan sebagian material disebut telah masuk ke saluran air lingkungan dan berpotensi menyebabkan penyumbatan.

Salah satu tokoh masyarakat Marunda Baru, Ipul, mempertanyakan lambannya pengerjaan proyek tersebut. Menurutnya, sejak pekerjaan dimulai beberapa bulan lalu, belum terlihat adanya perbaikan konstruksi yang berarti.

“Sudah sejak awal Maret pekerjaan dimulai, namun hingga sekarang baru terlihat pemasangan papan pembatas. Warga tentu bertanya-tanya kapan perbaikan tembok yang jebol ini benar-benar dikerjakan dan diselesaikan,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).

- Advertisement -

Ipul juga mengingatkan bahwa tumpukan material yang terlalu lama berada di pinggir jalan dapat menimbulkan masalah baru, terutama saat musim hujan. Material yang terbawa air berpotensi menyumbat saluran drainase dan memicu genangan maupun banjir di lingkungan warga.

Selain itu, warga juga menyoroti aktivitas sejumlah petugas yang kerap datang ke lokasi proyek namun dinilai belum menunjukkan progres pekerjaan yang nyata.

Keluhan serupa disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Forum Wartawan Jaya Indonesia (DPD-FWJI) DKI Jakarta, Rosid. Ia meminta jajaran Sudin SDA Jakarta Utara memberikan perhatian serius terhadap proyek tersebut dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.

- Advertisement -

Rosid menilai perlu adanya pengawasan langsung dari pimpinan agar proyek yang menyangkut kepentingan masyarakat dapat segera diselesaikan. Ia juga meminta Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dinilai berjalan lambat.

Menurutnya, keterlambatan penyelesaian proyek tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila material proyek terus dibiarkan menumpuk di sekitar permukiman.

Warga berharap perbaikan tembok taman yang jebol dapat segera dituntaskan sehingga tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat maupun menimbulkan risiko terhadap lingkungan sekitar.

Bagikan Berita ini
Tulis Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *