Dies Natalis ke-40 STT IKAT: Hadir di Wilayah 3T, Mendorong Pendidik Indonesia Berdampak

Yordani Emerald
Reporter Yordani Emerald 18 Views

Ketapang – Go.teropongrakyat.co –  Sebanyak 70 guru dari empat kecamatan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mengikuti Workshop Peningkatan Mutu Guru. Kegiatan bertajuk Manajemen dan Kepemimpinan Kelas untuk Meningkatkan Deep Learning dan Multikultural ini berlangsung pada 8–9 April 2026 di Gedung Serba Guna Kecamatan Singkup, Desa Sukaraja.

Workshop ini merupakan wujud kolaborasi antara Sekolah Tinggi Teologi (STT) IKAT, Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Universitas Pakuan Bogor, Pemerintah Kecamatan Singkup, serta jaringan alumni STT IKAT yang bertugas di wilayah tersebut. Para peserta berasal dari jenjang PAUD/TK, SD, hingga SMP yang tersebar di Kecamatan Singkup, Kendawangan, Marau, dan Air Upas.

Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yaitu Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Rajiansyah. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada STT IKAT dan para alumninya yang telah menginisiasi kegiatan strategis ini.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan melalui implementasi deep learning dan pendidikan multikultural,” ujar Rajiansyah. Ia pun berharap kegiatan ini mampu mendorong lahirnya guru yang tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga manajer dan pemimpin di dalam kelas.

Komitmen Bersama Membangun Daerah

Ketua panitia, Asin, menekankan pentingnya pelatihan tatap muka (luring) khususnya di wilayah Kalimantan. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat jarang dilakukan, apalagi dengan menghadirkan pakar pendidikan hingga jenjang Guru Besar.

- Advertisement -

“Kita bersyukur STT IKAT berkolaborasi dengan Universitas Pakuan Bogor yang bersedia hadir langsung berbagi ilmu. Kehadiran para ahli ini menjadi nilai tambah yang luar biasa bagi kompetensi guru di daerah,” ungkapnya.

Antusiasme juga terlihat dari tokoh masyarakat setempat. Kepala Desa Sukaraja, Try Setiawan, bahkan memilih menghadiri workshop ini ketimbang agenda lainnya. “Saya merasakan bahwa hanya pendidikan yang mampu mengubah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Singkup, Daniel Laumakany, yang juga merupakan alumni STT IKAT angkatan sebelumnya, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai pelatihan seperti ini memiliki dampak nyata bagi pengembangan karier dan profesionalisme guru.

- Advertisement -

“Saya pernah mengikuti kegiatan serupa pada 2016 dan itu sangat membantu saya dalam penelitian tindakan kelas untuk kenaikan pangkat. Saya yakin pelatihan ini juga akan berdampak besar pada peningkatan kualitas pembelajaran,” tutur Daniel.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kalimantan Barat, Kasdi. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tidak terkendala oleh aspek administrasi maupun kompetensi.

Materi Inspiratif dari Para Pakar

Dalam sesi materi, narasumber pertama, Donna Sampaleng, menekankan pentingnya growth mindset atau pola pikir bertumbuh. “Hanya dengan pola pikir yang mau berkembang, mutu pendidikan akan meningkat. Namun hal itu harus didukung manajemen dan kepemimpinan yang kuat,” katanya.

Narasumber berikutnya, Rais Hidayat, menjelaskan integrasi manajemen dan kepemimpinan dalam mengoptimalkan deep learning dan pendidikan multikultural. Ia menambahkan bahwa pengelolaan kelas yang efektif harus diawali dengan pembuatan kontrak kelas bersama siswa, dilanjutkan dengan pengembangan perangkat pembelajaran yang kontekstual.

Sesi hari pertama ditutup oleh Guru Besar bidang Manajemen Pendidikan Dasar, Yuyun Elizabeth Patras. Dengan gaya penyampaian yang menarik dan penuh sukacita (joyful learning), Yuyun membagikan praktik baik manajemen kelas yang aplikatif dan mudah diterapkan oleh para pendidik.

Bentuk Pengabdian Dies Natalis ke-40

Salah satu peserta, Dina Sarpina dari SDN 10 Airupas, mengaku sangat terbantu dan terinspirasi. “Kami sangat senang, terlebih narasumber mampu menyampaikan materi dengan antusias dan kegembiraan yang menular. Workshop ini terasa berbeda dan sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-40 STT IKAT yang jatuh pada Februari 2026. Dalam kesempatan ini, perwakilan Rektor STT IKAT, Jimmy Lumintang, yang disampaikan oleh Ketua II STT IKAT, menegaskan bahwa institusi ini terus berkomitmen menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, termasuk pengabdian masyarakat hingga ke wilayah 3T, bahkan hingga ke tingkat internasional.

“STT IKAT hadir menjawab kebutuhan, selaras dengan tujuannya mengangkat harkat dan martabat manusia melalui pendidikan,” pungkasnya. (Red/JS)

Bagikan Berita ini
Tulis Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *