Ketua RW 05 Soroti Kesadaran Warga, Sungai Kalijodo Jangan Kembali Dipenuhi Sampah

Billy Retha
Reporter Billy Retha 23 Views

JAKARTA UTARA, Go.TeropongRakyat.co – Sungai Ciliwung, Jakarta Utara, menjadi salah satu titik pelaksanaan kegiatan bersih-bersih sungai yang dilakukan secara serentak oleh TNI-Polri bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ribuan personel diterjunkan untuk membersihkan sampah serta tanaman liar yang berada di aliran maupun tepian sungai.

Pantauan TeropongRakyat.co di lokasi, sejumlah personel Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, PPSU Pemprov DKI Jakarta hingga jajaran Satpol PP Jakarta Utara turun langsung melakukan pembersihan. Ekskavator amfibi juga dikerahkan untuk mengangkat material dan sampah dari tengah aliran sungai.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Asisten Pemerintahan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko serta jajaran lainnya.

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri mengatakan kegiatan pembersihan sungai tersebut bukan kali pertama dilakukan. Menurutnya, program serupa telah dilaksanakan lebih dari 30 kali dan ke depan diharapkan dapat semakin rutin.

“Yang mana program ini sudah kita lakukan lebih dari 30 kali, dan mungkin hari ini fokus antara Pak Pangdam, ya, memberikan titik beratkan di Sungai Kalijodo,” kata Asep.

- Advertisement -

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Forkopimda DKI Jakarta terhadap program ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Sebanyak 3.550 personel dilibatkan dalam kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan di 11 titik wilayah DKI Jakarta.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi turut menyoroti kondisi Sungai Kalijodo yang masih terlihat hitam dan dipenuhi sampah.

- Advertisement -

“Kami mohon bantuan juga semuanya karena tempat ini kalau bersih, rapi, mudah-mudahan ini nanti lama-lama airnya menjadi wangi. Ya, ini kalau hitam sekali, sampahnya banyak sekali,” ujar Deddy.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak kembali membuang sampah ke sungai setelah proses pembersihan dilakukan.

Ketua RW 05: Jangan Sampai Sungai Bersih Hanya Saat Ada Kegiatan

Ketua RW 05, Jiung, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Namun menurutnya, hal yang jauh lebih penting setelah kegiatan pembersihan adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar kondisi sungai tidak kembali kotor.

Jiung menilai kegiatan bersih-bersih Sungai Kalijodo yang merupakan terusan sungai ciliwung harus menjadi momentum untuk mengubah perilaku masyarakat, bukan hanya menjadi kegiatan seremonial.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bagi kami, kegiatan seperti ini bukan hanya soal mengangkat sampah dari sungai, tetapi yang paling penting adalah memberikan kesadaran kepada masyarakat sekitar Kalijodo untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” kata Jiung.

Menurutnya, sungai yang sudah dibersihkan tidak akan bertahan lama jika kebiasaan membuang sampah sembarangan masih terjadi.

“Jangan sampai setelah dibersihkan hari ini, beberapa hari kemudian sungainya kembali penuh sampah. Artinya, yang harus dibersihkan bukan hanya sungainya, tetapi juga kesadaran masyarakatnya,” tegasnya.

Jiung berharap keterlibatan TNI-Polri, Pemprov DKI Jakarta dan masyarakat dapat menjadi pemicu perubahan perilaku warga di sekitar Kalijodo.

“Kalau masyarakat sudah sadar dan merasa memiliki lingkungan, saya yakin sungai ini bisa lebih terjaga. Pemerintah membersihkan, masyarakat juga harus ikut menjaga. Jangan membuang sampah ke sungai,” ujarnya.

Kegiatan Kemasyarakatan Turut Digelar di RTH Kalijodo

Selain kegiatan pembersihan sungai, rangkaian kegiatan juga berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo yang berada tidak jauh dari lokasi pembersihan.

Kegiatan yang terbilang digelar secara dadakan tersebut turut difasilitasi di kawasan RTH Kalijodo dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya RW 05 yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Perwakilan RW 05 menyampaikan rasa senangnya karena RTH Kalijodo dapat dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan masyarakat. Menurutnya, keberadaan RTH dengan fasilitas yang tersedia dan kondisi kawasan yang terawat sangat memungkinkan untuk menjadi ruang berkumpul sekaligus pusat berbagai kegiatan kemasyarakatan.

“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini dan bisa dilaksanakan di RTH Kalijodo. Walaupun persiapannya terbilang dadakan, ternyata tempatnya sangat mendukung,” ujar perwakilan RW 05.

Menurutnya, RTH Kalijodo memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan lebih optimal sebagai ruang kegiatan warga, baik kegiatan sosial, olahraga, kebudayaan maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.

“Fasilitasnya cukup memungkinkan, tempatnya juga terawat. Jadi menurut kami RTH ini sangat cocok kalau ke depannya lebih sering dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan masyarakat,” lanjutnya.

Ia berharap keberadaan RTH Kalijodo tidak hanya menjadi ruang terbuka yang dinikmati secara pasif, tetapi juga dapat menjadi wadah interaksi warga dan memperkuat kebersamaan masyarakat di sekitar Kalijodo.

Pemanfaatan RTH tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kawasan Kalijodo memiliki fasilitas yang dapat menunjang kegiatan masyarakat apabila dikelola dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Digelar di 11 Titik

Selain Sungai Kalijodo, kegiatan bersih-bersih sungai dalam rangka HUT ke-81 RI tersebut juga dilakukan di sejumlah titik lainnya, di antaranya Sungai Ciliwung, Sungai Asra di Kepulauan Seribu, Banjir Kanal, Kali Pesanggrahan, Kali Mookervart, Kali Sabi atau Kali Nambo, serta wilayah irigasi Kecamatan Bekasi Utara.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi dampak perubahan iklim, termasuk fenomena El Nino.

Selain membersihkan sungai, kegiatan di kawasan Kalijodo juga diisi dengan penanaman pohon serta pemberian bantuan tali asih kepada masyarakat.

Bagi warga sekitar, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda peringatan kemerdekaan. Aksi bersih sungai sekaligus pemanfaatan RTH Kalijodo diharapkan menjadi momentum untuk membangun kebiasaan baru masyarakat dalam menjaga lingkungan serta memanfaatkan ruang publik secara positif.

Bagikan Berita ini
Tulis Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *